Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Uang Saku untuk Anak, Pentingkah? 

Home / Gaya Hidup / Uang Saku untuk Anak, Pentingkah? 
Uang Saku untuk Anak, Pentingkah?  ILUSTRASI. Uang saku (Foto: istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Orang tua kerap dirundung gelisah saat tahun ajaran baru. Apakah anak yang memasuki usia sekolah perlu diberikan uang saku? Bukankah dibawakan bekal saja sudah cukup! 

Membawakan bekal pada anak memang sangat dianjurkan. Agar anak tidak jajan sembarangan yanh dapat berdampak pada kesehatan. Namun memberikan uang saku pada anak juga penting. 

Pada tahun ajaran baru seperti saat ini,  adalah cara yanh tepat mengajarkan anak untuk lebih bijak dalam mengelola uang yang paling sederhana. Dimana jumlah uang yang diberikan tidak harus dihabiskan. Tapi diingatkan untuk disisihkan sebagian sebagai tabungan. 

Godo Tjahjono, RFC, Penasihat International Association of Registered Finansial Counsultan Indonesia Chapter dalam buku Serba-Serbi Anak, menuliskan anak sebenarnya sudah harus diajarkan cara mengelola uang sejak usia sekolah dasar. Salah satu caranya adalah dengan memberikan uang saku.
 
Ia menyarankan sebaiknya pemberian uang saku dilakukan secara bertahap sesuai dengan jenjang pendidikannya. Usia SD uang saku diberikan harian, usia SMP secara mingguan, dan SMA sampai kuliah diberikan bulanan.

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com